4 Prinsip Metode Pengajaran yang Tepat Bagi Seorang Guru

Menjadi seorang guru yang akan mengajarkan dan membuka jalan pikiran anak didik merupakan hal yang tidak mudah. Terlebih kegiatan mengajar yang dilakukan tidak hanya ke 1 atau 2 orang saja, tapi ke semua murid yang rata-rata bisa berjumlah hingga puluhan orang dalam satu ruangan sehingga guru harus memiliki wibawa dan kepercayaan yang tinggi bahwa dia bisa mengajar dengan baik.

Berikut ini beberapa prinsip-prinsip yang sebaiknya diterapkan oleh guru-guru saat memulai proses belajar mengajar.


1. Menguasai Isi Materi

Sebagai seorang guru, biasanya dituntut tidak hanya untuk bisa menyampaikan materi based on text saja, tetapi juga diharapkan agar mengerti dan menguasai materi yang akan diajarkan di luar kepala. Bila bahasa yang digunakan terlalu text book, para siswa dan siswi akan menilai bahwa kurangnya persiapan dalam mengajar materi hari ini.

Untuk lebih memudahkan proses komunikasi, seorang guru juga sebaiknya mampu menerjemahkan dan meringkas materi dengan bahasa yang lebih mudah dipahami atau mencoba menggunakan metode belajar yang lain yang lebih efektif. Memanfaatkan fasilitas laboratorium bahasa multimedia sebagai alat komunikasi audio visual merupakan salah satu metode yang bisa diterapkan di era modern saat ini.

2. Sampaikan Secara Sistematis

Salah satu faktor penyebab kurang pahamnya murid terhadap materi yang disampaikan adalah karena tidak sistematisnya bahan ajar yang diberikan. Contohnya, saat guru menyampaikan materi mengenai kata majemuk tanpa sadar ada beberapa guru yang beralih ke luar topik materi.

Memang tujuannya baik, yaitu untuk memberitahukan korelasi dari kedua topik tersebut. Namun, ada baiknya untuk tetap menyampaikan isi materi secara keseluruhan terlebih dahulu hingga benar-benar selesai. Barulah di akhir sesi, guru bisa memberikan kesempatan untuk bertanya ataupun berbicara mengenai materi yang bersangkutan dengan topik yang dibahas.

Hal ini untuk menghindari adanya kerancuan informasi yang akan diolah oleh para pelajar. Saat mereka sudah fokus dan konsentrasi, momen itulah Anda bisa memberikan informasi dan pengetahuan untuk mereka karena biasanya tidak sedikit murid yang memiliki masalah dengan tingkat konsentrasi sewaktu belajar di sekolah. Ini juga menjadi salah satu faktor penghambat murid untuk bisa belajar dengan efektif.

Artikel lainnya: Maksimalkan Peranan Otak Kiri & Otak Kanan Dalam Belajar Supaya Lebih Efektif

3. Menguasai Karakteristik Murid

Ada baiknya seorang guru juga dapat mengetahui berbagai karakteristik murid-muridnya. Walaupun termasuk dalam bidang disiplin ilmu psikologi pendidikan, akan tetapi dengan memahami kondisi kejiwaan, sifat dan karakter murid, seorang guru akan bisa membuat keputusan yang tepat dalam melibatkan murid untuk ikut terlibat aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini juga berguna untuk menghilangkan kebosanan dan rasa ngantuk para pelajar dengan menyuguhkan sesuatu yang berbeda ataupun intermezo lainnya.

4. Menjadikan Diri Sebagai Panutan yang Baik

Para murid yang masih sekolah masih dalam proses pencarian jati diri sehingga mereka akan mencoba mencari siapa tokoh favoritnya dan berniat untuk menduplikasikan apa yang dilihat terhadap diri sendiri. Bila mereka mencontoh orang yang salah, sudah tentu hasilnya akan buruk.

Oleh karena itu, sebagai pencerdas generasi bangsa, seorang guru juga harus menjadi teladan yang baik agar bisa dicontoh oleh para murid. Dengan begitu, para murid juga tidak akan memiliki sigma negatif dan dapat lebih sopan serta menghormati semua guru yang telah berjasa untuk mengajarnya di sekolah.

guarantee

PT. Parchaindo Utama Memberikan Garansi Spare Part dan Service kepada setiap produk laboratorium bahasa yang kami sediakan, silahkan menghubungi kami untuk keterangan lebih lanjut.